Beranda > FAQ

FAQ

Kenapa pakai kata “Queer’?

QIA menggunakan kata “Queer” sebagai istilah yang menggambarkan ketertarikan kami pada benda-benda yang merepresentasikan semua jenis seksualitas, gender, dan ekspresi gender yang berada di luar diskursus heteronormatif yang dominan di Indonesia. Kami sadar istilah ini mungkin tidak dapat menggambarkan secara lengkap keragaman gender dan seksualitas yang ada di Indonesia dan peran keragaman tersebut untuk berbagai budaya di Nusantara.

Kami harap arsip ini dapat membantu eksplorasi dan penelitian lebih lanjut mengenai penggunaan istilah “Queer” dan “LGBT” untuk menggambarkan komunitas kita, dan memberikan pengertian baru tentang penggunaan bahasa dan penanda identitas di komunitas kita dalam sejarah.

Apa itu Arsip?

Sebuah arsip adalah koleksi benda-benda yang merekam kisah hidup kita

QIA bertujuan mengarsipkan kisah hidup, kejadian, dan cerita di komunitas kita dengan cara mengumpulkan,  menjaga, dan menyusun teks dan benda.

Untuk mencapai tujuan ini, QIA berniat mengumpulkan bermacam-macam hal: catatan pribadi dan berkas organisasi; majalah; zine; poster; foto; rekaman suara; kliping koran; artikel; pamflet; lencana; spanduk; situs internet dsb.

Apapun yang bisa didigitasi, akan kami terima dengan senang hati!

Kenapa fokus ke materi Queer?

Kami percaya kalau menjaga dan menyediakan akses ke materi yang menggambarkan sejarah, memori, dan pengalaman Queer di Indonesia itu adalah sesuatu yang penting. Topik Queer sudah terlalu sering dilewatkan oleh sejarah resmi, dan kalaupun kita diikutsertakan, jarang sekali suara kita sendiri yang digaungkan. Karena itu, kami ingin menciptakan ruang yang mengumpulkan, menjaga, dan merayakan beragam suara komunitas Queer di penjuru Nusantara.

Bagaimana cara menyumbangkan materi?

Mohon lihat halaman submisi arsip kami untuk penjelasan tentang cara menyumbangkan materi ke arsip.

Benda/Gambar yang ingin saya lihat ada di koleksi pribadi, bagaimana cara mengaksesnya?

Kamu harus menghubungi kami secara langsung untuk mengakses Koleksi Pribadi, mohon hubungi kami di: [email protected] 

Bisakah saya menyumbangkan materi yang masih baru?

Kami akan dengan senang hati menerima materi dari segala zaman! Tetapi, kami mengutamakan materi dari masa sebelum media sosial populer di Indonesia (sebelum 2010)

Semua sumbangan bagus, tapi makin tua lebih bagus.

Ada foto saya di Situs QIA, bisa minta dihapus?

Kami mengerti kalau privasi adalah isu yang penting, silakan hubungi kami dan kami akan menghapus info pribadimu dari Koleksi Umum

-------------------------

Why use the word queer? 

QIA uses queer as a broad and inclusive umbrella term to indicate our interest in objects that reflect the experience of all diverse sexualities, genders and gender expressions deemed non normative by current dominant heteronormative discourses in Indonesia. The term does not adequately capture either the gender or sexual diversity that exists across Indonesia, nor the role this diversity has played in the numerous cultures across the archipelago. 

We hope the archive will support further exploration and interrogation of the use of both queer, and LGBT as terminology for our communities, and allow some insight into the creative and expansive use of language and identity markers throughout our communities and our history. 

What is an archive? 

An archive is a collection of objects that record our lives & stories

For example, your family photo albums can be an archive, your book collection could be an archive, your internet browser history could be an archive (albeit a potentially embarrassing one...)

Through collecting, preserving and organising materials and objects, QIA aims to collect the lives, actions and stories of our communities.

To do this we are seeking to collect everything you can think of; personal papers and organisational records; periodicals; books; magazines; zines; posters; photographs; sound recordings; newspaper clippings; articles; pamphlets; badges; banners; websites etc.

If it can be digitised we want itl!

Why focus on queer materials?

We believe that it is important to preserve and provide access to material that reflect Indonesian queer history, memory and experience. Far too often queer experience is excluded from official histories, and when we are included, rarely is it our own voices. We want to create a space that collects, preserves and celebrates the diverse voices of the queer communities across the archipelago.  

How can I submit something?

Please see our archive submission page for information on how to submit materials to the archive. 

Can I submit more recent materials?

We are happy to receive materials from all eras! However, we are focusing on collecting objects from before social media becomes popular in Indonesia (i.e. before 2010). 

Our general rule is: all is good, but the older the better.

There is an image of me available on the QIA Website, how can I get it removed?

We understand that privacy is an important safety issue. Please contact us, and we will immediately work to ensure the item is removed from the public collection.